Bukan Sembarang Bekam

Latest News

04 March 2010

Simbol Damai dan Sejahtera, Makna Barongsai dalam Tradisi Tionghoa

BARONGSAI merupakan jenis tarian yang sangat populer dalam masyarakat Tionghoa. Namun tidak banyak yang tahu bagaimana sejarah tari yang menampilkan replika binatang terutama naga dan macan tersebut.

Buadawayan Tionghoa di Batam, Liong Bun Fung alias Budi Tamtomo menceritakan, dalam tradisi Tionghoa ada empat makhluk yang dianggap suci, yakni qilin, burung feng huang (burung hong), kura-kura, dan naga. Qilin atau kilin diyakini adalah makhluk suci yang melambangkan cinta kasih.

Menurut catatan buku klasik, qilin bentuknya sangat unik. Kepalanya seperti seekor naga, dan tanduknya seperti tanduk menjangan. Sedangkan matanya mirip mata singa, punggungnya mirip harimau, dan bersisik seperti ular. Sementara kakinya mirip kaki kuda, suaranya bergemuruh bagaikan halilintar.

“Usianya mencapai dua ribu tahun lebih,” ujar Liong, Kamis (11/2).

Qi berarti yang jantan, dan lin berarti yang betina. Liong menambahkan sangat sulit untuk membedakan antara yang jantan dan betinanya. Maka diambil jalan tengah, yaitu mahluk itu jantan atau betina, kesemuanya dipanggil qilin.

“Qilin adalah mahluk cinta damai. Ia memiliki tanduk namun tidak untuk menyerang. Dalam catatan buku klasik juga, konon qilin pernah menampakkan diri saat Nabi Kongzi lahir dan saat menjelang wafatnya,” tambah Liong.

Menurut keyakinan orang Tionghoa, apabila qilin menampakan diri, maka menunjukkan dunia akan damai sentosa dan rakyat hidup sejahtera. Untuk itulah harapan itu diwujudkan dengan menampilkan qilin buatan manusia sendiri.

Pada saat perayaan hari besar atau tradisi Tionghoa, warga Tionghoa sering memunculkan qilin buatan dalam bentuk barongsai. Bentuknya juga mengalami perubahan-perubahan. Tiap daerah mempunyai ciri khas sendiri-sendiri namun maknanya sama.

“Walaupun barongsai yang kita saksikan sekarang berbeda-beda bentuk dan warnanya, namun nilai sakralnya masih melekat pada dirinya. Para pemain barongsai harus sembahyang dulu sebelum memainkan atraksinya. Begitu juga penonton yang menyambutnya bagaikan menyambut dewa,” imbuhnya.

“Simaklah makna serta harapan yang terkandung dalam pertunjukkan barongsai. Betapa umat manusia mendambakan perdamaian dan hidup sejahtera. Barongsai hanyalah simbol yang mengandung makna itu,” tutup pria yang juga akrab dipanggil Budi ini.
no image
  • Title : Simbol Damai dan Sejahtera, Makna Barongsai dalam Tradisi Tionghoa
  • Posted by :
  • Date : 3/04/2010
  • Labels :
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Top